BEGINI CERITA SUKSES PARA ALUMNI STIKES PANRITA HUSADA DALAM SILATURAHMI VIA VIRTURAL

BulukumbaPos – Masa Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir tak menyurutkan semangat keluarga besar Stikes Panrita Husada untuk tetap bersilaturahmi walaupun harus diadakan melalu virtual (Zoom Metting, Sabtu (7/8/2021)

Sillaturrahmi ini diikuti lebih 100 peserta yang terdiri dari Dosen, Staf, Alumni dan Mahasiswa Stikes Panrita Husada Bulukumba

Dr. Muriyati Mursali saat membuka acara mengaku senang atas terselenggaranya acara tersebut; ‘Saya senang dan bahagia dengan diadakannya acara ini, walaupun molor dari rencana awal, terlebih dengan bergabungnya juga para alumni yang telah bekerja di dalam dan luar negeri pada berbagai fasilitas kesehatan baik lingkup pemerintah maupun swasta, semoga para alumni tetap menjaga nama almamater dan bisa membimbing adik-adiknya yang masih aktif kuliah, untuk mengikuti jejak kalian’.

Ayu Arya Ningsih Alumni STIKes Panrita Husada saat menceritakan pengalamannya bekerja pada salah satu Rumah Sakit (Ohasi Hospital) Jepang.

 

 

 

 

 

 

Ketua BEM Stikes PHB Muhammad Ilham Amiluddin melalui A. Ahriani Febrianti Asra selaku Panitia Pelaksana melaporkan; ‘Alhamdulillah kegiatan silaturrahmi ini bisa digelar walaupun melalui Zoom Metting dikarnakan masih Pandemi, dan muda-mudahan dimasa datang bisa digelar secara Offline,’.

Desain by BEM STIKes Panrita Husada Bulukumba.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Halal Bihalal ini diawali dengan tausiyah tentang pentingnya silaturrahmi dalam Islam oleh Ust. Ikhwan Bahar Dosen Agama Stikes Panrita Husada.

Pada sesi terakhir, ada sesi bincang-bincang dengan alumni yang telah bekerja dengan para mahasiswa yang dipandu Azrul  Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Amirullah Bagian Kemahasiswaan.

Para alumni yang bergabung menceritakan pengalaman mereka bekerja didalam dan luar negeri, diantaranya Ayu Arya Ningsih yang bekerja pada Rumah Sakit (Ohasi Hospital) di Jepang, Kurniawan di Riyad, Merdi yang telah bekerja melalui PT. Nusantara Sehat Jakarta juga ada Nur Azma Amaliyah yang bekerja di Rumah Sakit Riyad Saudi Arabia.

‘Alhamdulillah, melalui kampus tercinta STIKes Panrita Husada, kami bisa bekerja diluar negeri dan mampu bersaing dengan tenaga kesehatan dari negara lain, dan bagi adik-adik mahasiswa kami berharap untuk tetap semangat belajar dan keluar dari zona nyaman untuk bisa menjemput peluang kerja dan mengabdikan ilmunya, baik didalam maupun diluar negeri, Insya Allah alumni STIKes Panrita Husada juga bisa bersaing, ‘ tutur Ayu Arya Ningsih.

Untuk diketahui, alumni STIKes Panrita Husada yang telah bekerja didalam negeri sesuai profesi sekitar 78% dan diluar negeri sebanyak 1,6%

(Penulis : ikhwan / BP)